Tentang Saya

Saya Joko Sarwono. Sehari-hari berkegiatan sebagai staff pengajar di Program Studi Teknik Fisika - ITB. Selain mengajar dan melakukan penelitian, saya juga memberikan konsultansi dan melakukan desain yang berkaitan dengan Akustika Ruangan dan Sistem Tata Suara. Pada saat tidak berkutat dengan kesibukan akademik dan konsultansi, saya menikmati hobby saya memotret (photografi) dan menonton pertandingan sepakbola, terutama Liga Premier Inggris.

Weblog ini dibuat terutama untuk mendokumentasikan hal-hal yang berkaitan dengan kegiatan saya di Teknik Fisika ITB maupun kegiatan-kegiatan yang terkait dengan Akustik dan Sistem Tata Suara. Beberapa dokumentasi perjalanan akan coba saya sajikan di bagian “perjalanan”.

Semoga bermanfaat

Salam

Joko Sarwono





Make A Comment: ( 40 so far )

blockquote and a tags work here.

40 Responses to “Tentang Saya”

RSS Feed for Joko Sarwono Comments RSS Feed

Pertamax…

Salam kenal Pak…

Dosen TF-ITB ya? berarti kenal sama Pak Sutanto dong??

  bertoez
April 3, 2008

betul mas… insya Allah kenal…:)…

  jokosarwono
April 4, 2008

Kita punya banyak persamaan Pak. Satu, bidang penelitian kita berkaitan dan bisa saling melengkapi. Kedua, saya juga hobi motret. Pengalaman saya jeprat-jepret di berbagai tempat saya share di http://jelajahdunia.wordpress.com

salam,
arry akhmad arman
http://kupalima.wordpress.com

  Arry Akhmad Arman
April 4, 2008

iya betul Pak, sedang saya coba susun juga bbrp ceritera perjalanan…. mudah2an bisa saya launch….

  jokosarwono
April 4, 2008

Ketemu lagi blog dosen itb… wah kayaknya kalo diagregasi bagus juga…

  Ardee'est Things In My Life
April 9, 2008

Kalau blog dosen ITB diagregasi, nampaknya 50% isinya dari pak BR deh hehe.

  waskita
April 9, 2008

Salam kenal Pak, saya juga hobby jeprat jepret. Mohon ijin untuk ngelink blog Bapak di blog saya.

Salam,
Hari Jonathan
http://harijonathan.wordpress.com

Silakan mas Hari, mangga di link

  Harjo
April 12, 2008

Seperti nya saya juga mulai memikirkan untuk membuat blog pak :D

“Ditunggu Revan, biar tambah rame…:) “

  Revan
April 12, 2008

Dh,

salam pak Joko, senang sekali setelah berkunjung ke weblog bapak. banyak informasi dan ilmu yang bisa didapat dari bapak.
saya mau minta masukan dari bapak mengenai soudproofing & absorption.
saya punya ruangan uk. 3 x 5 m dengan tinggi 3 m dan berniat memanfaatkan ruangan tersebut untuk studio latihan (band). mohon bantuannya agar bisa diberi masukan dari Pak Joko mengenai bagaimana caranya membuat dinding, ceiling, flooring dan pintu dan material apa yang baik agar suaranya tidak kedengaran dari luar ruangan sehingga tidak menggangu tetangga.

terima kasih

Suyanto
Pontianak

Terima kasih kunjungannya Pak Suyanto, untuk ruangan yang Bapak sebutkan, apakah saya bisa diberikan informasi kondisi selubungnya (dinding, lantai dan langit2nya) saat ini ya? Material penyusunnya apa saja? Supaya tidak mengganggu tetangga, bila memungkinkan lantai dibuat mengambang (bisa dengan material khusus floating, bisa dengan pasir dan ijuk), selubung yang lain, (dinding dan langit2) kalo bisa terbuat dari bahan dengan massa yang besar, misalnya beton cor)….. Setelah itu baru didesain finishing sesuai keperluan latihan band.

  suyanto
April 29, 2008

kondisi ruangan sekarang 3 x 3 rencananya mau saya tambahkan 2 m lagi sehingga menjadi 3 x 5. kondisi saat ini lantai cor dilapisi dengan keramik lantai uk. 30×30cm, dinding sepertinya beton (susunan batako) dan langit2 dengan material triplek. mengingat budgetnya juga terbatas pak. mohon masukannya untuk material yang paling efektif dan efisien untuk hasil maksimal.
apakah perlu dibuat dinding lagi dengan susunan material seperti (glasswool-GRC board/gipsum-karpet) dalam ruangan dan dikasih jarak dari dinding yang ada ? (seperti yang pernah saya baca dari beberapa sumber)

mohon masukan dari pak Joko.

terima kasih

Thanks Pak, sayang sekali lantainya sudah ber keramik ya, kalau belum sebenarnya dibawah keramik bisa diberikan dulu lapisan lain supaya lantainya mengambang (bisa menggunakan bahan sejenis enkasonik atau supershearflex atau campuran pasir-ijuk), sehingga rambatan suara frekuensi rendah (drum dan temen2 nya) bisa dikurangi. untuk dinding: kalau hanya batako satu lapis tidak akan cukup Pak, kalau memungkinkan dibuat dinding baru didalam: bisa dengan susunan (dr dalam): soft material (padded wool/karpet/acoustics tile)-batako/hebel wall atau dengan perforated gypsum-rockwool-double gypsum atau yang setara sesuai budget. Untuk langit-langit: selubung diluar tripleks apa ya Pak? langsung ke atap genting kah? atau beton cor juga atau GRC?

  suyanto
April 30, 2008

asw, pak joko…
wah ternyata pak joko bloger juga yah.. :D salam buat kawan-kawan pak…
wassalam

utk sharing Hafiz…thanks sudah mampir

  mhsalman
April 30, 2008

terima kasih banyak untuk waktu dan ilmunya pak…

untuk langit2 hanya dilapisi triplek biasa (kayu) langsung ke genting metal.
untuk pembuatan dinding baru didalam ruangan, apakah boleh langsung menempel di dinding yang ada atau harus diberi jarak/celah ? untuk lantai apakah efektif jika diatas keramik di buatkan lagi flooring dengan material kayu/lainnya ?

idealnya untuk sebuah ruangan kedap suara seharusnya susunan materialnya seperti apa pak… (untuk lantai, dinding, langit2 dan pintu).

oh iya, foto2 di galery nya bagus-bagus pak.. itu anak-anak pak Joko..? saya juga senang jepret2 pak.. hanya saja blm menggunakan dslr, masih pake yang pocket, masih amatir pak.. : )

terima kasih

  suyanto
April 30, 2008

sebaiknya diberi space udara Pak utk dindingnya. Untuk ceiling perlu dipikirkan utk menghindari bocornya suara lewat langit-langit…. penambahan foam/rockwool dengan density yang besar mungkin bisa menolong….
utk lantai, bisa juga diatas keramik diberikan parket atau karpet dengan underlayer….

  joko sarwono
April 30, 2008

Wah pak Joko ini hobby nulis juga rupanya. semoga blognya bermanfaat.

Salam,

Wisnu

  wisnu sudibjo
May 4, 2008

Tulisannya bagus-bagus…
Semangat, Pak… ^^

  102FM ITB
May 29, 2008

Ketemu lagi blog dosen ITB… :-D
Salam kenal, Pak. Tetap semangat nge-blognya! *biar semakin banyak bacaan saya*

  KiMi
June 5, 2008

Assalamualaikum Pak Joko…
Salam hormat dr saya….alumni FT yg sering main blog juga dan kebetulan ketemu blog-nya pak Joko.
Saya dulu sempat ketemu Pak Joko di tahun-tahun terakhir kuliah saya, sekitar tahun 2003.

Wass,
Nova

  novakurniawan
June 7, 2008

Wah… ilmunya menarik nih Pak :) Btw kapan-kapan gedung DPR minta dihitung lagi akustik ruangannya Pak… Soalnya mereka jadi pada agak2 budek ya?.. Saya curiga ini mungkin soal tata askustik ruangan sidangnya :D
Salam kenal dari pinggiran Pak…

  coretanpinggir
July 4, 2008

Wah… Pakar Akustik pasti pinter main musik donk, Pak? ( Halah, ada hubungannya nggak ya? ) :mrgreen:
Btw, makin banyak Bapak-Bapak Dosen yang ngeblog nich! Bisa belajar online di internet sekarang. Salam kenal, Pak! ;)

  devry
July 16, 2008

Salam kenal Pa, saya mahasiswa di gedung yang sama, tapi bukan di prodi yang bapak ajar, saya tertarik dengan ilmu akutik dan aplikasinya, tapi saya tertarik di akustik bawah air, apakah pada prinsipnya sama ilmu akustik ruangan dengan akustik bawah air, apa hanya dibedakan mediumnya saja,
terimakasih sebelumnya, bolehkah saya link blog Bapak :)

Thanks Nanda, untuk akustik bawah air, pada dasarnya menganut prinsip yang sama dengan akustik ruang. Yang dianalisis dan dimanfaatkan aplikasinya adalah karakteristik penjalaran gelombang akustik (pemantulan, penyerapan, pembiasan dan penyebaran). Tentu saja problematikanya berbeda, salah satunya karena perbedaan medium, dan ini memberikan implikasi yang cukup besar.
silakan kalo ingin me link blog saya.

  nanda
July 21, 2008

Saya baru tahu kiprah Bapak setelah kasus Urip nih …
Hebat Pak!

  Harjo
August 9, 2008

Salam kenal Pak Joko.
Sy mahasiswa TK-UNPAR. Sy suka ngutak-utik eq, surround, fidelity, dll di komputer, tapi gak tau ilmunya. Sy sering ke TF-ITB. Sy baru tau adanya ilmu akustik ini dari tempelan2 abstrak di depan lab fisban.
Kalau mau mendalami ilmu ini dasarnya dari apa Pak Joko? Dengan latar belakang TK, diperbolehkan tidak kalau saya mendaftar S-2 di fisban?

Kalau ada waktu, boleh tidak ketemu di kampus, Pak? Kebetulan sy sedang TA dengan Pak Endra, dekat dengan lab fisban.

Untuk S-2 Fisbang, sebenarnya didesain untuk lulusan TF, Arsitektur dan Desain Interior. Kemungkinan untuk lulusan TK ada bbrp tambahan kuliah dasar… untuk pastinya bisa kita diskusikan. Silakan diatur waktunya utk ketemu di kampus yaaa…

  Hudy
August 14, 2008

Pak, bapak jadi salah satu caleg DPR-RI ya?

Caleg??? Waduh, enggak tuh mas….. sama nama saja barangkali, nama Joko Sarwono cukup banyak ada di Indonesia soalnya…. nama Jawa…he-he-he

  Dadang
August 14, 2008

Halo lagi Pak Joko.
Meneruskan tanggapan pak Joko di atas, dalam minggu2 ini ada waktu kosong, Pak? (rencana dalam minggu depan sy akan ke TF)
Pak Joko punya alamat korespodensi, Pak (e-mail)? Biar bisa sering diskusi.

Thx banyak sebelumnya Pak.

  Hudy
September 4, 2008

pak,,, saya butuh masukan ni,, tentang akustik bawah air… bapak ada ide ga???

Kalau boleh tahu, akustik bawah air yang seperti apa yang diinginkan? yang berkaitan dengan fauna atau material(underwater geologi)

  nana
September 12, 2008

Asslm WW
Wah blog Bapak sangat membantu saya dalam bahan TA saya. klo kira2 saya konsultasi macam2 dengan Bapak mengenai TA saya apakah boleh?
sebelumnya saya pingin tanya tentang waktu dengung yang ideal untuk ruangan bagian dalam dari masjid yang bentuknya persegi panjang, berapa kisarannya Pak? karena saya cari literaturnya di sini gak ada Pak, adanya cuman yang untuk Gereja.
atas jawabannya saya ucapkan terima kasih yang banyak

silakan, japri email juga boleh. utk masjid, memang belum ada yang khusus. menngingat fungsinya, sementara lebih pas digunakan standard utk ruang audotorium utk speech

  kadarisman
September 19, 2008

nice to find your blog pak Joko…
salam dari labtek XI,’

TfR

Thanks for your Visit Pak Taufik

  taufikurahman
October 13, 2008

Met siang om, dari rumah (web) mama arza kesasar kesini. Salam buat bi heni, cetta, ditto dan eyya ya..

  Ina
November 3, 2008

Pak,mau tanya nih, kalau sim card yg hpnya ndak diaktifkan apa bisa dilacak dengan alat yang canggih? dan apa betul fungsi emas yang ada di sim card bisa memancarkan signal wtrimsalaupun sudah dikeluarkan dari hp? trims sebelumnya

trims sudah mampir. unfortunately, yang ditanyakan diluar bidang saya untuk menjawab… (temen2 di bidang telekomunikasi celluler apakah ada yang bisa bantu?….). Yang saya tahu, yang bisa dilacak adalah HP nya karena setiap HP punya kode unik….

  felly
December 10, 2008

Pak Joko, apakah bisa konsultasi untuk tata akustik buat Mesjid dilingkungan rumah saya?

Apakah bisa via japri pak?

THANKS

Terima kasih sudah mampir. Silakan Ibu / Mbak…. lewat media ini boleh, lewat japri : jsarwono@tf.itb.ac.id juga silakan….

Wass Joko

  liasoraya
December 14, 2008

Salam Kenal Pak Joko Nama saya Randy,saya ingin meneliti aksutika dari alat musik daerah tapi saya bingung metode apa saja yang bisa digunkan ? apa yang bisa diteliti sehingga dapat berbobot skripsi?? gimana cara nelitinya??apakah bapak punya referensi penelitian tesis mengenai akustika suatu alat musik??,Tolong hubungi saya di ApsatRandy@yahoo.com,Atas Bantuannya saya ucapkan trimakasih

Bisa banget mas, di tempat kami juga lagi giat-giatnya berlangsung…:)

  Randy
January 16, 2009

Pak, saya dr TF ITS. Mau nanya ttg Microphone Array boleh tidak? bgmn cara menentukan jarak antar mic pada mic array dan jarak mic dgn obyek? Utk keperluan skripsi Pak,,

tergantung type dan ukuran microphonenya mas….. coba dilihat polar dispersion nya, terus gunakan konsep interaksi 2 gelombang atau lebih….

  Bagus
February 18, 2009

Salam kenal p’ joko.Nama saya Antonius P Simamora,saya s1 teknik sipil,tetapi belakangan ini saya tertarik mempelajari akustik pak,dan saya telah melakukan terapan.Saya mau tanya pak,seberapa efektifkah material cellulose fibre sebagai bahan insulasi akustik?Bagaimana dengan kajian density dari material akustik pak?Selain perforated, fabric menurut bapak apa material lain yang menjadi bahan finishing..
Bagaimana saya bisa memperoleh STC 60?dan ada berapa grade STC dan bagaimana sistem nya bekerja kalau saya menggunakan cellulose fibre?
Bagaimana memilih cellulose fibre yang baik untuk insulasi.Dan yang terakhir pak,untuk ruangan kamar operasi berapa decible yang diijinkan pak,lalu untuk ruang genset misalkan kapasitas 2 x 1500 kVa,bagaimana sistem nya dengan ketebalan dinding dan insulasinya pak.Terima kasih sebelumnya pak

Rgds,
Anton

Cellulose Fiber dibuat sebagai material absorpsi… so intinya adalah untuk menyerap energi suara (mereduksi suara dengan cara mengubah energi suara menjadi energi panas, akibat gesekan dan vibrasi). Sehingga kalo ingin digunakan sebagai bahan insulasi, maka harus digabungkan dengan bahan lain yang masif, khususnya bila digunakan untuk menginsulasi suara frekuensi rendah (yang hanya bisa dilawan dengan massa ataupun dipotong jalur perambatannya). biasanya makin besar density, makin capable menyerap frekuensi rendah.
Cara mendapatkan STC 60, ya mau tidak mau dengan sandwich panel (kalo tidak ingin menggunakan beton tebal…:)… but STC 60, belum tentu efective untuk menghandle low frequency noise lho yaa…:)

Salam

JS

Untuk ruang operasi, sebaiknya NC < 20 dB.

  Antonius P Simamora
February 26, 2009

Hello… p Joko,
mohon info dan bantuannya….

saya mempnyai ruangan u/ 20×40-50
dengan ketinggian plafon [ gypsum ] 15 M, dinding permanen dengan jendela min berbahan alumunium…
lantai keramik60×60, dan lantai panggung berbhn karpet yang dperuntukkan untuk ged. pertemua.
ruangan ini sebenarnya ruangn ibadah yang jg dperuntukkan sbg multimpurpose…
problemnya adalah :

1. terlalu banyak noise
2. terlalu banyak reverb yang lumayan mengganggu apabila sedang live musik.

saya hendak membuat semacam jebakan audio, pada bagian depn [ bag. belkng alat musik - maksud saya biar gak terlalu mantul ] dan pada bag belakang….
saya kurang begitu memahami berbagai bahan pereda atau untuk akustik untuk mengatasi persoalan saya.

nah menurut bapak apa yang harus saya lakukan awalnya dan bahan apa yang baik untuk mengatasi problem reverb ini.. karena kami akan melakukan peremajaan peralatan sound system, yang saya kwatirkan kalo ruangan gak ada jalan keluarnya - malah mubasir menggunakan sound yang baru…. bagaimana menurut pak Joko.

Terima kasih sebelumnya…

  Thommye Dhea
March 27, 2009

Thommye Dhea, thanks for the visit.

Ruangannya lumayan besar. Mungkin bisa dikonfirmasi dulu:
1. yang dimaksud terlalu banyak noise apa ya? apakah suara dari dalam ruangan sewaktu ada aktifitas ataukah suara dari luar ruangan ya?

2. pada saat digunakan live musik, yang mengganggu apakah energi suara yang bertahan terlalu lama dalam ruangan ataukah pemantulan yang berulang-ulang ya?

Sebelum meremajakan sound system, tampaknya ruangannya harus diperbaiki dulu.

Apakah saya bisa dikirimi foto ruangannya ya? supaya solusinya lebih pas….

salam

JS

  jokosarwono
March 30, 2009

cara ngirim foto k blog bp. gmn y?

  Thommye Dhea
April 1, 2009

p, joko… terima kasih

1. noise yang saya maksudkan adalah, suara dari dalam ketika ada aktivitas… tetapi bukan dari sound

2. bener apa yang p, sampaikan bahwa memang terdapat energi suara yang tertahan lama dan mungkin itu yang membuat sound serasa gak enak d telinga, dan itu banyak terjadi untuk freq rendah.

nah u/ kasus spt ini, apa yang kudu saya lakukan p, Joko - u/gmb ruangan saya kirim kmn pak?

Terima kasih pak

  Thommye Dhea
April 1, 2009

Thommye, bisa diemail gbr jpeg, ke cettasarwono@yahoo.co.uk

  joko sarwono
April 2, 2009

pak Joko aku dah ngirim file jpg-nya pak.

salam Thommye Dhea

  Thommye Dhea
April 11, 2009

Thommye,

Thanks, saya sudah melihat fotonya. Pengamatan dari foto menunjukkan problem akustik ruangan adalah kurangnya material penyerap suara, hampir semua permukaan adalah bahan pemantul (dinding, lantai dan langit-langit). Ditambah lagi bbrp permukaan yang keras saling berhadapan. Itu sebabnya ruangan memiliki dengung yang tinggi, dan saya perkirakan ada flutter echoe juga (pantulan berulang).
So sebelum ganti sound system, ruangan harus dimodifikasi dahulu.
1. Lapisi dinding belakang dengan bahan penyerap, bisa type panel ataupun type grid absorber (penyerap yang dilindungi oleh grid-grid vertikal/horisontal dari bahan kayu atau metal) atau type perforated absorber atau dengan Acoustics Spray. Ini sangat tergantung dari budget yang tersedia.
2. Dinding samping kanan kiri sebaiknya juga diberikan treatment akustik, kalo bisa 50% luasnya dilapisi bahan penyerap (kalo memungkinkan, usahakan permukaan yang sejajar berhadapan tidak berkarakteristik yang sama, kalau sisi kanan lunak maka sisi kiri dihadapannya usahan keras). Alternatif lain, gunakan permukaan diffuse pada dinding kiri-kanan.
3. Yang agak sulit adalah memodifikasi refleksi vertikal antara lantai dan langit2. Cara paling mudah tentu saja menggunakan karpet, but tampaknya dari fungsi ruangan itu tidak mungkin dilakukan. kalau langit-langit masih mungkin diubah, ganti bbrp permukaan gypsumnya dengan acoustics material atau gypsum acoustics (misalkan Soprano nya Jayaboard atau Apertura nya Knauff atau material lunak lainnya). Bisa juga gunakan absorber type gantung, but dari sisi estetika mungkin akan membuat ruangan jadi “rame”.

Untuk sound system, kalau digunakan untuk kegiatan speech (dengan catatan ruangan ditreatment minimum), maka system terdistribusi akan lebih pas dibandingkan dengan system central.

Semoga membantu

Salam Joko

  joko sarwono
April 12, 2009

Where's The Comment Form?

    About

    Engineering Physics: Acoustics and Sound System Engineering

    RSS

    Subscribe Via RSS

    • Subscribe with Bloglines
    • Add your feed to Newsburst from CNET News.com
    • Subscribe in Google Reader
    • Add to My Yahoo!
    • Subscribe in NewsGator Online
    • The latest comments to all posts in RSS
    • Subscribe in Rojo

    Meta

Liked it here?
Why not tryout the sites on the blogroll...