What is this? From this page you can use the Social Web links to save Peringatan 20 Tahun Gamelan di Eropa to a social bookmarking site, or the E-mail form to send a link via e-mail.

Social Web

E-mail

E-mail It
August 18, 2008

Peringatan 20 Tahun Gamelan di Eropa

Posted in: Acoustics, Akustik, Berita, Gamelan, Musik Tradisional Indonesia, Tulisan

Berita dari Antara

07/09/07 08:37

Peringatan 20 Tahun Gamelan di Eropa

London (ANTARA News) - Peringatan 20 tahun kelompok Gamelan SouthBank yang bermarkas di Royal Festival Hall, Southbank, London, ditandai dengan simposium perkembangan gamelan di Eropa, Jumat.

“Seniman asal Solo, Rahayu Supanggah, tampil sebagai pembicara kunci dalam simposium itu,” ujar Gamelan Advisor Southbank Centre, Sophie Clark, kepada ANTARA di London, Kamis.

Rahayu Supanggah, yang mantan Rektor Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI) Solo dan juga doktor lulusan Sorbonne, Perancis, itu merupakan orang pertama yang memperkenalkan gamelan di Kerajaan Inggris pada 1987.

Ia juga meraih penghargaan Komposer Terbaik lewat “Opera Jawa” garapan Garin Nugroho pada Festival Film Asia (AFA) di Hongkong.

Dalam simposium itu juga tampil sebagai pembicara pendiri kelompok gamelan Southbank Gamelan, Alec Roth, bersama pengajar Royal Holloway University of London, Matthew Isaac Cohen, yang membahas refleksi alat musik dari gamelan mulai dari RM Jodjana sampai saat ini.

Raden Mas Jodjana adalah seniman Jawa yang menciptakan tari modern dan dipuji di forum dunia. Kini ia menetap di negeri Belanda dan membuat wajahnya seperti topeng.

Pembicara lainnya dalam simposium berbiaya itu antara lain Laura Noszlopy dari Royal Holloway University of London, Andy Channing dari kelompok Musik Gamelan Bali dan kelompok Lila Cita

Cathy Eastburn dengan proyek “Good Vibrations”, yang memperkenalkan gamelan di penjara Inggris, menceritakan pengalamannya mengajarkan gamelan kepada para penghuni penjara.

Ia tampil sebagai pembicara dalam diskusi “Gerd Grupe”, bersama Rainer Schuetz dari “Gamelan in Graz/Virtual”, karawitan “University of the Arts” (KUG) Graz, Austria.

Menurut Sophie Clark, musik gamelan diajarkan sejak dini di berbagai sekolah di Perancis dan di Inggris.

Dalam rangkaian peringatan 20 tahun Southbank Gamelan London juga diputar film Opera Jawa oleh The British Film Institute (BFI), serta workshop gamelan, dimana pengunjung dapat mencicipi alat musik gamelan serta permainan wayang dipandu oleh Ali McCaw and The Keswick Stones.

Pada acara puncak peringatan 20 tahun Gamelan itu digelar pula pertunjukan wayang kulit semalam suntuk, membawakan lakon Mahabarata dengan dalang Ki Purbo Asmoro, diiringin gamelan Southbank Gamelan yang dipimpin oleh Rahayu Supanggah.

Royal Festival Hall, Southbank, London Tiga dibuka kembali tiga bulan lalu, setelah direnovasi selama setahun. Pada saat itu digelar gamelan secara marathon yang diikuti oleh karawitan di Kerajaan Inggris dan Skotlandia. (*)


Return to: Peringatan 20 Tahun Gamelan di Eropa